Ekstrakulikuler Drumband

Ekstrakurikuler Drumband: Cara Seru Bikin Anak Semangat Sekolah dan Berprestasi!

Ekstrakulikuler Drumband

Apa Itu Ekstrakurikuler Drumband?

Jadi gini ya, gengs… Ekstrakurikuler drumband itu kegiatan tambahan di luar jam pelajaran sekolah yang melibatkan musik ritmis yang dimainkan secara kelompok. Alat musiknya macem-macem, ada snare drum, bass drum, cymbal, terompet, sampai pianika. Anak-anak yang ikut biasanya latihan buat tampil di upacara, pawai, lomba, atau even-even tertentu.

Biasanya sih, kegiatan ini mulai populer dari jenjang SD sampai SMA, dan makin kesini makin banyak sekolah yang sadar pentingnya ekstrakurikuler drumband sebagai media pengembangan karakter, disiplin, dan kerja sama tim.

 Ekstrakurikuler Drumband SD: Cara Seru Bikin Anak Punya Semangat Baru!

Kalau ngomongin ekstrakurikuler drumband SD, duh, gemes banget liat anak-anak kecil tampil marching sambil bawa alat musik lengkap dengan seragam lucu nan rapi!  Tapi jangan salah, meskipun masih kecil, semangat mereka buat tampil itu luar biasa. Justru masa SD itu masa paling pas buat ngenalin disiplin, ritme, dan kerja tim lewat kegiatan kayak gini.

Ekstrakurikuler drumband SD juga punya pendekatan latihan yang lebih fun dan ringan. Biasanya diajarin basic dulu kayak cara bawa alat, latihan ketukan dasar, sama baris-berbaris yang santai. Jadi anak-anak nggak ngerasa tertekan, malah makin semangat karena merasa keren dan dilibatkan dalam tim.

Program Kerja Ekstrakurikuler Drumband: Biar Nggak Sekadar Tampil, Tapi Terarah dan Berkembang

Biar kegiatan ini makin maksimal, penting banget bikin program kerja ekstrakurikuler drumband di setiap tahun ajaran. Gak bisa asal latihan terus tampil, gengs. Harus ada tujuan yang jelas. Misalnya, pembagian jadwal latihan mingguan, target penampilan (kayak upacara, HUT RI, lomba tingkat kecamatan/kabupaten), dan evaluasi rutin buat lihat progress siswa.

Contohnya gini nih, program kerja ekstrakurikuler drumband bisa dibagi jadi 4 tahap:

  1. Pengenalan alat dan formasi dasar

  2. Latihan rutin & pemantapan teknik

  3. Persiapan tampil & gladi resik

  4. Evaluasi akhir semester dan pengembangan anggota baru

Dengan program kerja yang rapi, hasilnya juga bisa lebih maksimal, dan orang tua pun bisa lihat kalau sekolah serius membina potensi anak lewat ekstrakurikuler drumband.